Tampilkan postingan dengan label antibiotik alami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label antibiotik alami. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Januari 2016

Kandungan Madu Asli

Kandungan Madu Asli dalam setiap madu memiliki komposisi kadar yang berbeda-beda, tergantung dari jenis nektar yang dihisap oleh lebah-lebah tersebut. Misalnya adalah pada jenis madu yang berasal dari timur tengah akan memiliki kadar air yang sangat rendah karena faktor iklim dan bunga yang ada disana, hal ini berbeda jauh dengan madu yang berasal dari negara-negara tropis seperti Indonesia yang memiliki madu dengan kadar air yang tinggi. 
Kandungan Madu Asli

Didalam madu terdapat unsur monosakarida, fruktosa, dan glukosa yang menyebabkan madu memiliki rasa yang manis, mirip sekali dengan rasa manis gula (kandungan ketiga unsur ada di gula). Pada setiap tetes Kandungan Madu Asli terdapat senyawa yang dianggap berfungsi sebagai antioksidan, senyawa tersebut ialah chrysin, pinobanksin, Vitamin C, Katalase dan pinocembrin. Komposisi spesifik dari sejumlah madu tergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah yang menghasilkan madu.

Berikut ini adalah Kandungan Madu Asli secara umum pada setiap madu :


Kekentalan madu adalah sekitar 1,36 kilogram per liter. Atau sama dengan 36% lebih kental daripada air).
Selain unsur - unsur diatas madu memiliki enzim yang dihasilkan oleh lebah dari cairan ludah dari masing-masing lebah. DImana enzim tersebut berfungsi mengkonversi zat gula kompleks menjadi gula sederhana. Seperti kita ketahui, gula sederhana adalah zat yang bisa langsung diserap tubuh sebgai energi tanpa harus melalui metabolisme tubuh yang membutuhkan insulin dalam merubah Gula kompleks untuk dapat diserap tubuh. Itulah mengapa madu sangat aman dan dianjurkan untuk diminum oleh penderita diabetes.



Sabtu, 05 September 2015

Madu sebagai antibiotik alami



Madu sebagai antibiotik alami


Madu untuk antibiotik alami
Tahukah Anda bahwa Anda bisa menggunakan madu sebagai obat? Jika saya harus memilih hanya satu obat yang akan saya simpan dirumah, menurut saya itu adalah madu. Hari-hari ini, pusat perawatan luka khusus mungkin setuju. Madu telah menjadi obat utama bagi mereka yang sulit menyembuhkan luka, seperti ulkus kaki diabetes, luka bakar, bahkan luka dengan gangrene. Ini membunuh bakteri resisten terhadap antibiotik lain dan benar-benar menyembuhkan jaringan, merawat kulit kembali sehat. Tidak hanya itu, tetapi dapat menghilangkan rasa sakit. Beberapa jenis madu bekerja lebih baik daripada yang lain. Sebelum kita masuk kesitu, mari kita pergi ke dasar-dasar, seperti .

Bagaimana Madu Mencegah Infeksi Pada Luka ?

- Madu menutup luka dari terkontaminasi udara bebas.
- Madu bersifat sedikit asam. Kebanyakan bakteri tidak dapat tumbuh dengan baik dalam pada kondisi   seperti itu.
- Memiliki kandungan air rendah. Bakteri tidak dapat hidup dalam kondisi seperti itu.

Bagaimana Madu Membasmi Bakteri ?
- Madu mengeringkan bakteri. Kandungan gula yang tinggi membuat bakteri mengalami dehidrasi .
- Madu menghasilkan hidrogen peroksida. Ketika diencerkan dengan, katakanlah, cairan tubuh, enzim dalam    madu membuat sejumlah kecil hidrogen peroksida. Cukup untuk membunuh bakteri.
- enzim pada madu menghasilkan senyawa kimia antibakteri untuk mengisolasi bakteri. Beberapa jenis madu    menghasilkan banyak senyawa kimia anti bakteri dari jenis madu yang lain. 

Bagaimana Madu Menyembuhkan ?
 
Madu telah menunjukkan dapat mempercepat pertumbuhan berbagai jaringan tubuh. Ini membantu pembentukan pembuluh darah baru, kolagen, dan sel-sel epitel yang menutupi jaringan di bawahnya. Cara yang dilakukannya ini adalah:
- Madu melindungi cairan jaringan yang baik yang mengandung enzim dan protein yang membantu  proses penyembuhan.
- Menyediakan nutrisi ke jaringan.
- Madu mengurangi inflamasi dan pembengkakan dengan cara yang belum diketahui. Beberapa studi telah menyarankan madu untuk mengurangi bekas luka.

 Demikianlah informasi sederhana tentang Madu sebagai antibiotik alami, semoga bermanfaat :)